berikan aku sebutir ketenangan
agar aku bisa melukis sebuah kebahagiaan
diatas kanvas yang elok dan rupawan
berikan aku secangkir warna ceria
agar aku bisa berimajinasi
diatas awan yang indah dan mempesona
aku ingin menjadi sesosok insan
yang selalu berparas sempurna
agar tak terlukis raut suram yang tersirat
aku ingin menjadi seberkas cahaya
yang selalu bersinar
agar tak lagi tampak
aku yang dulu jatuh dalam keterpurukan
Selasa, 20 November 2012
teriakan hati
aku menangis tanpa air mata
aku berteriak tanpa suara
hanya sakit menyiksa jiwa
menunggu sang pujangga
begitu rumit rasa ini
merasuk dalam hati
dan bila aku mati
sesal ini kan abadi
akankah penantian ini berujung bahagia?
atau hanya asa semata?
selalu kucoba tetap menghadapinya
walau berujung luka
rindu untukmu
ketika malam berjatuhan kerlap kerlipnya bintang
sampai terdamparnya sosok tata surya
dan untuk kesekian kalinya
aku merasakan kau begitu jauh
meski kita masih berteduh di bawah langit yang sama
sayang...
jika kau masihh percya samudera itu biru
angin itu adalah satu
akan kusenandungkan rindu
lewat lagu, lewat angin, lewat sunyi
dan dentingnya malam
sampai terdamparnya sosok tata surya
dan untuk kesekian kalinya
aku merasakan kau begitu jauh
meski kita masih berteduh di bawah langit yang sama
sayang...
jika kau masihh percya samudera itu biru
angin itu adalah satu
akan kusenandungkan rindu
lewat lagu, lewat angin, lewat sunyi
dan dentingnya malam
nelangsa sepi
sepi mengenalkanku pada sesosok kesunyian
sepi membawaku pada lambang kegalauan
lepaskan nelangsa sepi ini dari hidupku
raut suramku telah bosan
dengan angan-angan yang tak kunjung datang
seakan akan hidupku hanya dipenuhi khayalan
yang menari-nari di atas lingkaran ingatan
akankah aku sosok orang yang berimajinasi?
berimajinasi dan berkhayal
bahwa hidupku akan menjadi dongeng
berawal dengan keadaan suram yang menyakitkan
dan berakhir pada sebuah kata kebahagiaan dan kesempurnaan?
ntahlah...
mungkin memang harus aku lewati
jalan setapak nan terjal
yang akan membawaku
pada akhir yang indah
atau akan membawa pada akhir yang kelam
sepi membawaku pada lambang kegalauan
lepaskan nelangsa sepi ini dari hidupku
raut suramku telah bosan
dengan angan-angan yang tak kunjung datang
seakan akan hidupku hanya dipenuhi khayalan
yang menari-nari di atas lingkaran ingatan
akankah aku sosok orang yang berimajinasi?
berimajinasi dan berkhayal
bahwa hidupku akan menjadi dongeng
berawal dengan keadaan suram yang menyakitkan
dan berakhir pada sebuah kata kebahagiaan dan kesempurnaan?
ntahlah...
mungkin memang harus aku lewati
jalan setapak nan terjal
yang akan membawaku
pada akhir yang indah
atau akan membawa pada akhir yang kelam
Hujan Penenangku
gemericik hujan membantuku
melepas satu persatu kancing kerisauanku
derap gemuruh halilintar
membantuku melepas sesak dalam nadiku
hujan menghilangkan dahagaku
aku menarik nafas
merasa semua penat didadaku lepas
terbang dan terurai
bersama air yang mengalir dan jatuh ke bumi
aku berharap
hujan selalu membantuku
melepas semua hiruk pikuk yang aku rasa
agar aku bisa bernafas dan berlari
tanpa beban yang menggantung di kakiku
melepas satu persatu kancing kerisauanku
derap gemuruh halilintar
membantuku melepas sesak dalam nadiku
hujan menghilangkan dahagaku
aku menarik nafas
merasa semua penat didadaku lepas
terbang dan terurai
bersama air yang mengalir dan jatuh ke bumi
aku berharap
hujan selalu membantuku
melepas semua hiruk pikuk yang aku rasa
agar aku bisa bernafas dan berlari
tanpa beban yang menggantung di kakiku
Jumat, 21 September 2012
hujan dan teduh
kepadamu, aku menyimpan cemburu
dalam harapan yang tertumpuk oleh sesah dipenuhi ragu
terlalu banyak ruang yang tak bisa aku buka
dan kebersamaan cuma memperbanyak ruang tertutup
mungkin, jalan kita tidak bersimpangan
yaa, jalanmu dan jalanku
meski, diam-diam aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu-malu
aku dan kamu seperti hujan dan teduh
pernahkah kau mendengar kisah mereka?
hujan dan teduh ditakdirkan bertemu
tetapi tidak bersamaan dalam perjalanan
seperti itulah cinta kita
seperti menebak langit abu-abu
mungkin, jalan kita memang tidak besimpangan
:'(
diujung kata-kata
lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
menyusuri jalanan lenggang
bersimbah angan tanpa tujuan
dalam derap gerimis yang pongah menghujam
terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
membawa sebaris kata bahagia yang menenggelamkan nurani
di atas pengharapan tak berkesudahan
tentang rindu kusam
tentang cinta terbuang
mengutip satu namamu di antara keluh kesah
gundah gelisah, air mata dan lara
masihkah ada sedikit senyum darimu
dibatas penantianku yang kini makin terbata
jika masih ada ruang dihatimu untukku
sedikit saja
tolong bicaralah
pada tanah membentang
pada pohon-pohon rindang
dan angin yang mengusik keangkuhan
setidaknya biar ada tanda yang bisa kubaca dan kuraba
janganlah sepi yang hadir
janganlah semu yang membeku
karena aku selalu berjalan menujumu
untukmu Mr. M
terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
menyusuri jalanan lenggang
bersimbah angan tanpa tujuan
dalam derap gerimis yang pongah menghujam
terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
membawa sebaris kata bahagia yang menenggelamkan nurani
di atas pengharapan tak berkesudahan
tentang rindu kusam
tentang cinta terbuang
mengutip satu namamu di antara keluh kesah
gundah gelisah, air mata dan lara
masihkah ada sedikit senyum darimu
dibatas penantianku yang kini makin terbata
jika masih ada ruang dihatimu untukku
sedikit saja
tolong bicaralah
pada tanah membentang
pada pohon-pohon rindang
dan angin yang mengusik keangkuhan
setidaknya biar ada tanda yang bisa kubaca dan kuraba
janganlah sepi yang hadir
janganlah semu yang membeku
karena aku selalu berjalan menujumu
untukmu Mr. M
Langganan:
Postingan (Atom)
welcome
thanks ya udah mau mampir ke blog saya...
:)
Mengenai Saya
- nurul khairiyah
- kata teman-teman saya,saya orangnya lebih memikirkan orang lain dibandingkan diri sendiri saya orang nya supel, enak diajak ngobrol mudah akrab dengan orang lain